Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Dunia usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Dunia usaha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Desember 2010

Tentang koperasi

Koperasi adalah asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip Koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya.

Koperasi bertujuan untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan Koperasi.

Dari pengertian di atas dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Asosiasi orang-orang. Artinya, Koperasi adalah organisasi yang terdiri dari orang-orang yang terdiri dari orang-orang yang merasa senasib dan sepenanggungan, serta memiliki kepentingan ekonomi dan tujuan yang sama.
2. Usaha bersama. Artinya, Koperasi adalah badan usaha yang tunduk pada kaidah-kaidah ekonomi yang berlaku, seperti adanya modal sendiri, menanggung resiko, penyedia agunan, dan lain-lain.
3. Manfaat yang lebih besar. Artinya, Koperasi didirikan untuk menekan biaya, sehingga keuntungan yang diperoleh anggota menjadi lebih besar.
4. Biaya yang lebih rendah. Dalam menetapkan harga, Koperasi menerapkan aturan, harga sesuai dengan biaya yang sesungguhnya, ditambah komponen lain bila dianggap perlu, seperti untuk kepentingan investasi.
  BACA SELANJUTNYA...

Senin, 20 Desember 2010

Menentukan tempat kios usaha atau kaki lima

Jangan menganggap tempat tidak menentukan kemajuan suatu usaha, tidak hanya promosi yang penting, posisi tempat usaha yang baik bisa menjaring pengunjung spontan yang dapat dengan mudah melihat keberadaan usaha kita. Kita harus bisa bersikap atau merasakan apa yang dirasakan oleh calon pengunjung, bidang pandangnya, moodnya atau konsentrasinya. Kios-kios kecil atau kaki lima (lapak) jangan dipandang sebelah mata. Pernahkah kita berfikir dari segmen inilah banyak orang yang menjadi kaya, tentu saja dengan tempat strategis dan pengembangan usaha. Contohnya waralaba yang kian menjamur di indonesia, es teh, gorengan krispi, atau roti-roti mini.



Berikut ini tips memilih tempat yang baik untuk usaha berupa kios ataupun kaki lima:

Pertama, usahakan kita membuka usaha di sisi kiri jalan dari target pasar kita. Tips ini sangat berguna pada jalan-jalan yang hanya memiliki satu arah. Misalkan target pasar bubaran pabrik yang cenderung satu arah. Alasan pemilihan tempat ini yaitu pengguna jalan akan lebih mudah melihat usaha kita dengan tidak sengaja (scanning refleks). Pengguna jalan dalam kecepatan tinggi memiliki bidang pandang lebih besar ke sisi kiri jalan daripada kanan jalan (budaya indonesia melintas di lajur kiri).

Kedua, hindari membuka tempat usaha di kawasan macet. Pertimbangan alasan ini yaitu pada mood calon pengunjung yang dapat berubah sewaktu-waktu bila menghadapi sulit menepi atau menyalip. Pada kawasan ini pengguna jalan cenderung berkonsentrasi untuk keluar dari kemacetan sehingga akan mengabaikan keadaan sekelilingnya, terlebih bila usaha kita bukan tujuan mereka dan akan kecil kemungkinan mengunjungi dengan spontan.

Ketiga, hindari membuka usaha di pertengahan jarak. Maksudnya bila kita naik angkutan umum kita cenderung tidak berhenti pada jarak setengah dari ongkos kita, toh bayarnyapun akan sama saja. Calon pengunjung akan lebih memilih turun di jarak maksimal pada ongkos yang sama, dan ternyata pada jarak maksimal itu telah berkumpul beragam usaha, contohnya terminal, disekitarnya ada pasar, swalayan atau komplek pertokoan.

Keempat, hindari membuka usaha di jalur cepat. Maksud jalur cepat ini bukan berarti tol tapi kebiasaan pengguna jalan mempercepat kendaraannya seperti jalan yang luas, rata tidak ada lubang dan polisi tidur, atau jalanan yang menurun. Pada kawasan ini pengguna jalan akan berkonsentrasi pada jalan karena harus mengendalikan kendaraan dan kecepatannya. kalaupun pengguna jalan melihat usaha kita, toh sudah terlewat saat mereka menyadarinya. Berani dipastikan hanya 5% yang akan mampir ke tempat usaha kita.

Kelima, cari tempat usaha yang menjorok keluar. Tentu saja menjorok ke luar ini dengan batas aman, jangan sampai malah membahayakan atau menggangu kenyamanan umun. Tempat yang menjorok keluar 1-1,5 meter cukup membantu mendapatkan bidang pandang pengguna jalan dengan kata lain mudah terlihat.

Keenam, apabila alternatif terakhir (terpaksa) mendapat tempat yang menjorok ke dalam (misalkan di depan minimarket/swalayan yang memiliki tempat parkir), buka usaha kita di dekat pintu masuk atau di pojok sebelah kiri dari mini market tersebut. Membuka usaha di tempat ini memang mengandalkan ramai tidaknya minimarket. Membuka usaha di pojok kiri minimarket dimaksudkan untuk menjaring calon pembeli yang tidak bertujuan ke minimarket. Tempat ini akan mudah terlihat dari jalan karena sudut pandang pengguna jalan akan menangkap tempat usaha kita. Berbeda dengan sebelah kanan minimarket, pengguna jalan harus menoleh terlebih dahulu untuk melihat ke arah itu sehingga dapat membahayakan dirinya sendiri atau orang lain. Tempat usaha sebelah kanan minimarket sangat kecil menjaring pengunjung spontan yang berasal dari jalan yang datang dari arah kiri.

Ketujuh, dianjurkan tempat usaha memiliki ruang kosong didepannya yang dapat berfungsi sebagai tempat parkir. Ruang kosong itu bisa berupa halaman dari tempat usaha itu sendiri atau sisi jalan, tentu saja yang tidak menggangu lalulintas jalan.

Kedelapan, hindari tempat usaha yang berhimpitan dengan badan jalan, terlebih jalannya kecil senantiasa padat lalulintasnya. Secara psikologis calon pengunjung enggan mampir karena takut mengganggu lalulintas atau merasa kendaraan yang diparkirnya kurang aman.

Kesembilan, hindari tempat usaha yang dipisahkan agak jauh dari jalan oleh selokan atau trotoar. Tips kesembilan ini akan sangat terasa apabila tempat usaha itu bukan komplek pertokoan dan kios. Calon pengunjung akan merasa kurang aman kendaraannya karena parkirnya jauh dari tempat usaha kita. Alasan kedua karena calon pengunjung ingin hemat energi (akses cepat) tanpa harus melewati selokan bau atau trotoar yang tinggi dulu untuk mencapai ke tempat usaha kita.

Kesepuluh, dianjurkan memilih tempat usaha yang datar dengan jalan (tidak lebih tinggi dari jalan). Tempat yang lebih tinggi secara psikologis merupakan hambatan dan membutuhkan energi yang lebih banyak untuk mencapainya, terlebih pengunjung secara tidak langsung merasa rendah dan tidak dihargai karena mereka datang dari tempat lebih rendah.

Kesebelas, dianjurkan memilih tempat usaha yang teduh. Tempat ini bisa di bawah pohon atau dibuatkan peneduh. Pengunjung akan nyaman, betah dan berlama-lama di tempat usaha kita, bahkan bisa jadi tempat yang teduh ini merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan ingin kembali lagi.
  BACA SELANJUTNYA...

Tips mencari pekerjaan

Menganggur memang membosankan dan apalagi ditambah dengan gelar diploma, sarjana S1, atau S2 jelas akan sangat merasa terbeban. Normalnya jarak antara lulus / wisuda dengan mulai bekerja adalah kurang dari satu tahun. Jika lebih, maka seorang penganggur terdidik akan mulai dihinggapi rasa putus asa sehingga muncul rendah diri serta rasa tidak percaya diri.



Sebelum mulai menjadi pengangguran biasanya seorang yang baru lulus memiliki rasa percaya tinggi yang luar biasa. Keinginan untuk bekerja di tempat yang sesuai dengan keinginannya disertai gaji tunjangan yang memadai. Akan tetapi lapangan pekerjaan yang tersedia di negara kita memang sangat terbatas. Mencari kerja yang sesuai dengan bidang kita saja sulit, apalagi mencari pekerjaan dengan berbagai fasilitas dan insentif yang diberikan sesuai dengan impian kita.

Dalam mencari pekerjaan kita harus bisa melihat kemampuan diri kita sendiri. Jangan gegabah dengan melamar pekerjaan yang membutuhkan banyak persyaratan yang berada di luar kemampuan kita. Perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan kadang hanya mencari karyawan / pegawai baru yang spesifik dengan kebutuhan mereka. Carilah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang ada atau sedikit lebih tinggi.
Persiapkan diri kita dari sekarang, karena bisa saja perusahaan melakaukan interview secara mendadak melalui telepon sehingga akan benar-benar menguji kemampuan kita yang sesungguhnya. Jika melamar suatu pekerjaan sebisa mungkin kita mengetahui sedikit tentang perusahaan tersebut serta pekerjaan yang kita lamar.

Siapkan berkas lamaran seperti surat lamaran dan cv (curriculum vittae) dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia dengan tampilan yang segar, sederhana dan terlihat profesional. Usahakan foto kita juga dalam kondisi yang terbaik, baru dan terlihat meyakinkan. Dalam mengirim lamaran kerja mungkin bisa melalui dua cara, yaitu melalui pos dan melalui internet. Oleh karena itu pelajari kedua tehnik pengiriman surat lamaran tersebut dengan baik agar tidak terjadi kesalahan.

Ketika melakukan wawancara tunjukkanlah bahwa kita mampu dan dapat bekerja keras dalam menjalankan segala pekerjaan yang diberikan dengan wawasan yang luas. Tidak selamanya pewawancara kerja menyukai kandidat yang terlihat sempurna dalam wawancara dengan prestasi akademis yang hebat. Pencari kerja bisa saja mencari kandidat yang biasa-biasa saja namum memiliki semangat kerja keras yang tinggi, tingkah laku yang sopan, sederhana, jujur, setia dan penurut. Perusahaan biasanya tidak menghendaki pegawai "kutu loncat" yang belum lama bekerja sudah mengundurkan diri karena mendapat pekerjaan lain.

Masalah gaji dan tunjangan sebaiknya tetapkanlah dengan wajar dan jangan berlebihan. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, maka semakin tinggi pula harga jual kita. Jika masih baru lulus tanpa pengalaman atau "fresh graduate" maka sebaiknya tetapkan sewajarnya saja atau mengikuti standar yang diberikan perusahaan. Tinggalkan rasa gengsi anda dan kejarlah pengalaman untuk bekal pengembangan diri anda.

Ketika memasuki dunia kerja bekerjalah dengan baik, ulet dan bertanggung jawab serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja di sekitarnya. Jangan bersikap sok tau atau lebih pintar, tapi jadilah pegawai yang disukai dengan sikap yang rendah hati. Situs web organisasi.org mengucapkan semoga berhasil mengejar cita-cita anda.

Tempat Mencari Informasi Lowongan Pekerjaan di Indonesia :
1. Situs web lowongan kerja seperti karir.com, jobsdb.com, jobindo.com, id.jobstreet.com, datakarir.com, jobitcom.com, lowongan-pekerjaan.com, dan lain sebagainya.

2. Search engine atau mesin pencari seperti google dan yahoo utuk mencari informasi pekerjaan yang spesifik. Biasanya ketika ada rekrutmen CPNS atau pegawai BUMN akan banyak situs pribadi dan blog yang menginformasikannya kepada masyarakat umum.

3. Mailing list / milis pencari kerja seperti :
- groups.yahoo.com/group/indonesia_headhunter
- groups.yahoo.com/group/job-vacancy
- groups.yahoo.com/group/vacancy dan lain sebagainya

4. Koran seperti kompas dan poskota memiliki banyak informasi lowongan kerja untuk pembaca. Hati-hati dengan iklan yang menipu.

5. Bursa Kerja. Biasanya setiap beberapa bulan sekali ada event khusus bagi para pencari kerja seperti career days, job expo, dan lain sebagainya di mana perusahaan pencari kerja berkumpul dan menawarkan pekerjaan dengan jumlah yang terbatas kepada para pengunjung.

6. Biro penyalur tenaga kerja. Para pencari kerja dapat menitipkan cv atau mengikuti program pelatihan untuk kemudian disalurkan kepada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

7. Papan pengumuman di kampus yang biasanya menempel selebaran informasi lowongan kerja. Biasanya perusahaan bonafit langsung bekerjasama dengan pihak kampus ternama untuk menawarkan pekerjaan bagi para lulusannya.

8. Kenalan seperti saudara, tetangga, teman, dan lain sebagainya. Bisa jadi mereka, kantor atau kenalan mereka ada yang mencari orang yang bisa dipercaya untuk bekerja. Jadilah orang yang bisa dipercaya dandiandalkan.

Semoga bermanfaat sob..

sumber: organisasi.org
  BACA SELANJUTNYA...

Minggu, 12 Desember 2010

UKM dan Perkembangannya

Usaha Kecil dan Menengah, disingkat UKM merupakan istilah yang mengacu pada jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut: 


  1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah)
  3. Milik Warga Negara Indonesia
  4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
  5. Berbentuk usaha orang perseorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
UKM Indonesia relatif lebih bisa bertahan dalam perekonomian yang tidak pasti, dibandingkan dengan negara-negara maju di kawasan Asia Pasifik.
Usaha ini semestinya menjadi sentra usaha yang dapat diandalkan, mengingat kontribusinya terhadap perkembangan perekonomian bangsa cukup besar. Bahkan, kekuatan ekspor dibidang ini, selalu menunjuk pada angka yang selalu membanggakan.
Ribuan pelaku bisnis berkecimping disektor UKM, yang semestinya menjadi prioritas perhatian para petinggi negeri. sendiri. Pengakuan dan penghargaan terhadapnya hendaknya bukan hanya cerita atau sebatas apresiasi di atas kertas berupa piagam belaka.
Ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam perkembangan UKM saat ini, yaitu:
  • Faktor upaya untuk mulai menciptakan produk itu dari nol, hal ini berkaitan dengan desain, artinya banyak para UKM kita yang masih meniru atau memperbanyak. Kondisi tersebut hamper 90 persen dan yang 10 persen adalah yang benar benar pencipta atau kreator.
  • Kurangnya penghargaan terhadap creator, baik dari masyarakat maupun pemerintah. Hal itu yang menyebabkan para pelaku bisnis malas untuk mendesain, karena penghargaan terhadap desainer ternyata masih kurang.
  • Birokrasi, pemerintah sepertinya tidak menangani sektor ini secara serius. Para pelaku bisnis disektro UKM mayoritas hanya tahu bagaimana memproduksi dan setelah itu menjual, oleh karena itu semestinya jangan dipersulit dengan berbagai birokrasi.
  • Marketing, hanya sekitar 10 sampai 20 persen saja dari para UKM yang mampu merambah pasar melalui teknologi internet. Kebanyakan masih menggunakan teknologi secara manual, yang menjadi kendala tersendiri dari pemasaran.
  • Permodalan terutama pada sektor perbankan, birokrasi dan kebijakan yang sepihak dari perbankan juga sangat menyulitkan UKM. kendala lain adalah tingginya suku bunga.
  • Assosiasi atau kesadaran para pengrajin untuk berasosiasi masih kurang. Meski sesungguhnya asosiasi tersebut bisa bergerak dan membantu apabila anggota mau membangun untuk maju terlebih dahulu.
  • Promosi, masih banyak UKM yang menganggap promosi hanya membuang uang dan waktu. Padahal, ini faktor yang cukup penting.
  • Rendahnya membuat jaringan bisnis. Padahal, tanpa jaringan sebuah bisnis tidak akan berjalan.
  • Manajemen yang digunakan UKM masih sederhana dan perlu dikembangkan. Bahkan ada yang beranggapan manajemen hanya untuk perusahaan besar.
Semoga Bermanfaat info ini.
  BACA SELANJUTNYA...

Rabu, 08 Desember 2010

Strategi Pemasaran

Strategi Pemasaran


Strategi pemasaran melalui email sangat membantu dan dapat digunakan untuk orang-orang yang ingin memperluas bisnis mereka, dan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan di seluruh dunia melalui internet. Berikut ini adalah beberapa cara dari mereka yang sukses dalam bisnis di internet.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pemakai email yang mencapai angka 1.3 miliar, ini adalah potensi pasar yang sangat menjanjikan, yang mencengangkan seluruh pebisnis. Periklanan lewat email selama ini adalah merupakan tekhnik periklanan produk termurah mengingat biaya yang dikeluarkan dalam mengakses internet. Bekerja dengan menggunakan strategi email marketing di internet tentunya bisa membantu para pebisnis di seluruh dunia untuk lebih unggul dan mendapatkan lebih banyak keuntungan. Sejauh teknologi menjadi bagian dari email marketing, anda tidak harus menjadi seorang web depelover atau ahli di dalam pemprogaman. Ada beberapa alasan dalam merumuskan strategi pemasaran email marketing yang baik.

1. Setiap dollar yang dihabiskan untuk email menghasilkan keuntungan 46 dolar.
2. 43 % penerima email mengklik tombol sampah berdasarkan email dari nama atau alamat email.
3. 21% penerima email melaporkan email sebagai Spam, bahkan walaupun mereka tahu bahwa itu bukan email sampah

Modal kesuksesan dalam setiap pebisnis adalah sama, yaitu strategi pemasaran yang baik. Tidak peduli berapa banyak para pebisnis menghabiskan dana dan tenaga untuk melakukannya, apabila strategi pemasaran tidak bagus, mereka akan menghadapi kesulitan di dalam menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Pada bagian bisnis yang lain pun tidak diragukan bahwa strategi itu sangat penting, tanpa adanya strategi itu akan sulit mendukung kelancaran usaha. Di samping itu, semakin banyak orang yang membeli produk dan layanan online daripada yang pernah dilakukan oleh pebisnis yang handal dapat mencapai keuntungan dari fakta yang ada ini. Berikut adalah beberapa strategi pemasaran email marketing yang telah digunakan oleh para pebisnis di seluruh dunia, untuk mencapai jumlah maximum pelanggan:

Cari Sasaran Pelanggan Sesuai Dengan Produk
Satu hal yang terpenting sebelum mulai mengirim email ke calon pelanggan adalah ia harus teliti dan hati-hati untuk target pelanggan. Misalnya yang berkaitan dengan usaha bahan makanan yang dapat dibeli secara online dan dikirimkan dalam kota. Maka tidak akan efektif apabila mereka tidak berada di kota yang sama, karena makanan yang mereka pesan kemungkinan akan basi atau rusak sebelum sampai kepada pembeli.

Membuat Daftar Pelanggan

Setelah daftar pelanggan disiapkan, selanjutnya adalah mengunjungi sasaran untuk email yang telah dikirim. Sebuah subjek tulisan yang tidak menarik akan membuat email di buang ke tempat sampah begitu pelanggan menerimanya. Untuk menggoda dia supaya membuka email dan membaca isinya adalah dengan membuat tulisan atau judul yang menarik perhatiannya. Tulisan dengan tanda seru dan huruf kapital biasanya dihapus oleh penyaring spam. Judul yang memikat dipastikan tidak akan dihapus oleh filter spam sebelum email mencapai sasaran pelanggan.

Hindari Spamming dan Pendekatan Yang Tidak Etis
Hal ini selalu dianjurkan untuk menghindari spamming dan pendekatan yang tidak etis untuk mendapatkan lebih banyak pelangggan. Spamming adalah ilegal di dalam lebih dari 18 negara bagian di Amerika Serikat, dan denda yang besar akan dikenakan atas mereka yang tertangkap melakukannya. Ini adalah salah satu cara yang selalu dilakukan oleh perusahaan atau individual yang merasa frustasi untuk mendapatkan mailing yang asli.

Menjaga Hubungan Yang Baik Dengan Pelanggan
Pelanggan tentunya akan tetap mau menggunakan produk dan layanan, dan cenderung akan kembali lagi dan lagi jika hubungan baik dengan mereka dipelihara. Hal ini sangat penting karena pada kenyataannya pelanggan tidak melihat si penjual, sedangkan proses jual beli yang dilakukan adalah hanya melalui email saja. Jadi janganlah membuat mereka kecewa, ini adalah kunci kesusksesan anda.

Menawarkan Bonus Kepada Pelanggan

Dengan menawarkan bonus dan hadiah akan membuat pelanggan merasa gembira dengan menggunakan layanan dari perusahaan tersebut. Bonus seperti e-book gratis, software atau berlangganan majalah elektronik sangat disukai oleh pelanggan di mana saja. Hal ini juga bisa menambah popularitas perusahaan dan tentunya akan melipat gandakan keuntungan.

Selain strategi pemasaran melalui email yang tersebut di atas, masih banyak lagi strategi yang bisa dilakukan oleh pribadi atau perusahaan. Marketing adalah lapangan yang mengizinkan seseorang untuk lebih kreatif, dan kreatifitas ini adalah kunci utama keberhasilan dari strategi itu. Semua promosi marketing yang sukses telah dicapai oleh orang-orang yang bergerak di bidang usaha konvensional. Nah, bagaimana dengan anda?


Semoga bermanfaat sobat jiwa pebisnis. 
  BACA SELANJUTNYA...

Panduan Mengurus SNI

Kenapa pemerintah menggalakkan penetapan standart SNI ( Standart Nasional Indonesia )  ? Karena belakangan banyak terjadi kecelakaan yang disinyalir karena kualitas mutu produk yang buruk . Terakhir ini yang marak adalah dalam kasus banyaknya ledakan Tabung Gas .  Bagi produsen prosedur mengurus SNI menjadi hal yang patut di pahami . Berikut Tata cara permohonan Sertifikat Product Penggunaan Tanda ( SPPT ) SNI kepada lembaga sertifikasi produk Pusat Standarisasi ( LSPro-Pustan) Departemen Perindustrian.

TAHAP I . MENGISI FORMULIR PERMOHONAN SPPT SNI
Proses pada tahan pertama ini biasanya berlangsung satu hari . Daftar isian permohonan dilampiri :
- Fotocopy Sertifikat Sistem Management Mutu SNI 19-9001-2001 ( ISO 9001, 2000 ) yang dilegalisir .
- Jika berupa product import perlu dilengkapi sertifikat dari LSSM Negara asal dan yang telah melakukan MRA Mutual Recognition Arrangement dengan KAN ( Komite Akreditasi Nasional )

TAHAP II . VERIFIKASI PERMOHONAN
LSPro-Pustan melakukan verifikasi meliputi : Semua persyaratan untuk SPPT SNI, jangkauan lokasi audit,kemampuan memahami bahasa setempat ( perlu penerjemah atau tidak ) . Selanjutnya akan terbit biaya ( invoice ) yang harus di bayar produsen. Proses verifikasi perlu waktu 1 hari.

TAHAP III. AUDIT SISTEM MANAJEMEN MUTU PRODUSEN
- AUDIT KECUKUPAN ( Tinjauan Dokumen ) . Memeriksa kelengkapan dan kecukupan dokumen sistem manajement mutu produsen terhadap persyaratan SPPT SNI . Jika ditemukan ketidak sesuaian kategori maka produsen harus melakukan koreksi dalam jangka 2 bulan.
- AUDIT KESEUAIAN . Memeriksa kesesuaian dan keefektifan penerapan sistem manajement mutu dai lokasi produsen . Jika ditemukan ketidaksesuaian maka pemohon harus melakukan koreksi dalam jangka 2 bulan. Jika koreksinya tidak effektive , maka LSPro-Pustan Deperin akan melakukan audit ulang .
Proses ditahap 3 ini perlu waktu 5 Hari .

TAHAP IV. PENGUJIAN SAMPEL PRODUK
Jika diperlukan pengambilan sampel untuk Uji Laboratorium . Pemohon menjamin team Asesor dan petugas pengambil contoh ( PPC ) untuk memperoleh catatan dan document yang berkaitan dengan sistem manajement mutu . Sebaliknya LSPro-Pustan menjamin para petugasnya ahli dibidang tersebut. Pengujian dilakukan di lab penguji atau lembaga yang sudah terakreditasi.Di perlukan juga saksi satt pengujian . Proses tahan 4 ini butuh waktu minimal 20 Hari Kerja.

TAHAP V . PENILAIAN SAMPEL PRODUK
Laboratorium Penguji Menerbitkan Sertifikat Hasil Uji . Bila hasil tidak memenuhi syarat SNI maka pemohon diminta segera melakukan pegujian ulang.

TAHAP VI . KEPUTUSAN SERTIFIKASI
Seluruh Document audit dan hasil uji menjadi bahan rapat panel Tinjauan SPPT SNI LSPro-Pustan Deperin . Proses penyiapan bahan biasanya butuh waktu 7 hari kerja. Dan rapat panel perlu satu hari kerja.

TAHAP VII . PEMBERIAN SPPT-SNI
LSPro -Pustan melakukan klarifikasi terhadap produsen yang bersangkutan . Klarifikasi perlu waktu 4 Hari. Keputusan pemberian sertifikat oleh Panel Tinjauan SPPT SNI didasarkan pada hasil evaluasi produk yang memenuhi : Kelengkapan administrasi ( Aspek Legalitas) , ketentuan SNI , Proses produksi dan Sistem Manajement mutu yang diterapkan dapat menjamin konsistensi mutu produk.

Semoga Bermanfaat sobat..
  BACA SELANJUTNYA...

Minggu, 05 Desember 2010

Sikap pemimpin penting dalam bisnis


Bicara tentang pemimpin atau kepemimpinan mungkin kita seketika terbayang dengan Soekarno, bapak bangsa ini. Di industri internet, mungkin kita langsung ingat Bill Gates, Larry Page, dan David Filo. Dan lain sebagainnya,namun bagaimana jika anda sendirilah yang berhasil menjadi pemimpin yang sukses dan luar biasa apakah yang akan terbayang dalam benak anda, tentu saja anda sendiri yang dapat menjawabnya. Sorang pebisnis atau pengusaha haruslah mampu untuk dapat membuat bisnis atau usahanya tersebut menjadi maju, namun cara apakah yang akan kita ambil untuk dapat membuat bisnis kita tersebut dapat maju? Tentu saja banyak cara yang dapat kita lakukan.

Namun selain dari cara yang kita dapat lakukan kita juga haruslah pandai memimpin suatu bisnis atau usaha yang kita jalankan, karena pemimpin dapat memimpin suatu bisnisnya tersebut pasti akan membuahkan hasil yang baik untuk kemajuan usahannya selain itu juga untuk kemajuan dari pada karyawan yang kita miliki, karena dengan system kepemimpinan yang kita terapkan dalam usaha atau bisnis kita tentu saja karyawan juga akan menuruti sehingga bisnis kita dapat berjalan sesuai dengan kemauan kita dengan dilandasi dasar kepemimpinan yang bagus dan bias saja di sebut Luar Biasa. Bukan hal aneh, sejak dulu pemimpin atau kepemimpinan kerap kali kita kaitkan dengan kemampuan seseorang yang hebat. Yang mampu mengarahkan dan menggerakkan banyak orang untuk menuju ke suatu tujuan. Dan mengembangkan dari yang kecil menjadi sebuah raksasa luar biasa. Setiap pemimpin atau kepemimpinan memang memiliki gayanya sendiri-sendiri.

Akan tetapi setidaknya ada kesamaan di antara mereka para pemimpin luar biasa itu. Ciri-ciri tersebut  merupakan ciri-ciri yang terpancar dari seorang pemimpin LUAR BIASA. Beberapa pemimpin mungkin lebih menonjol pada satu sisi, namun biasanya mereka keseluruhan ciri di atas. Dari ketujuh ciri pemimpin luar biasa di atas, tidak menutup kemungkinan ada ciri-ciri lainnya.
  BACA SELANJUTNYA...

Hal yang perlu dilakukan sebelum memulai bisnis

Persiapan apakah yang perlu kita lakukan untuk memulai suatu usaha ketika kita telah menemukan konsep tentang bisnis yang kita akan jalani?
Berikut ini ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk dapat membuka usaha dengan sistematis dan meminimalisir kesalahan ataupun kerugian akibat kesalahan perencanaan:


Secara umum, ada 5 hal yang harus kita pertimbangkan sebelum membuka usaha, yaitu :
1. Produk.
2. Sistem Manajemen.
3. Analisa Pasar / Konsumen.
4. Strategi Pemasaran.
5. Analisa Keuangan.


1. Produk
Pertimbangkan produk yang akan Anda produksi dari segi keunggulan, cara memperoleh bahan baku, teknologi pembuatan produk, tenaga ahli, dsb. Hal ini sebagai langkah awal untuk memulai suatu bisnis dan akan mempermudah langkah berikutnya dalam menjalankan suatu bisnis.

2. Sistem Manajemen
Sebaiknya sistem manajemen menggunakan sistem kepemimpinan tunggal agar tidak terjadi tumpang tindih dan mempermudah dalam pembagian tugas. Selain itu system operasional perlu kita perhatikan juga, Apakah perlu waktu untuk menyiapkan produk atau apakah kita perlu waktu dalam pengantaran produk tersebut.
Jika dilakukan pengiriman, apakah ada sistem pengepakan/pengemasan yang harus dilakukan agar tidak terjadi kerusakan.

3. Analisa Pasar
Kita harus melakukan survei terhadap target yang menjadi sasaran, kita mesti paham akan kebutuhan dan keinginan konsumen. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan contoh produk kepada konsumen sebagai bahan uji coba apakah produk yang kita hasilkan dapat diterima oleh konsumen atau tidak. perhatikan juga kompetitor dalam melakukan strategi pemasarannya. Siapa saja kompetitor kita dalam produk ini, dan bagaimana mereka melakukan pelayanan kepada konsumennya.

4. Strategi Pemasaran
Berikutnya yang harus kita lakukan setelah melakukan analisa pasar adalah merencanakan strategi pemasaran produk yang sesuai dengan kondisi pasar. Hal yang perlu dilakukan dalam merencanakan strategi pemasaran antara lain adalah menentukan merk produk yang familiar, cara melakukan penjualan produk tersebut, publikasi kepada konsumen, cara konsumen membeli produk tersebut, dsb.
Hal yang terpenting dalam melakukan publikasi awal kepada konsumen adalah konsumen mesti kenal dan tahu dengan produk yang kita pasarkan, caranya kita dapat memberikan contoh produk kepada konsumen.

5. Analisa Keuangan
Langkah selanjutnya yang mesti kita lakukan adalah melakukan analisa keuangan.
Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan analisa keuangan:
1. kebutuhan total investasi.
2. Darimana kebutuhan investasi tersebut terpenuhi ( siapa yang mensuplai atau beli darimana ).
3. Asal pendapatan usaha.
4. berapa harga pokok produk tersebut.
5. Menentukan harga produk yang akan dijual.
6. Menentukan target penjualan .
7. Menghitung biaya operasional perbulan.
8. Menghitung biaya penyusutan alat.
9. Menghitung keuntungan perbulannya.
10. Biaya investasi yang mesti dikeluaran
  BACA SELANJUTNYA...

Pentingnya Percakapan dalam Berbisnis

Menyampaikan percakapan dalam bisnis dengan tidak berbelit-belit, sederhana, dan jelas penting dilakukan bagi pebisnis yang ingin membangun hubungan dengan rekan bisnis. Jadikan pertemuan bisnis dengan rekan bisnis anda berbobot tanpa membuang waktu percuma dengan omongan yang sia-sia.


Berikut ini ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan percakapan dengan rekan bisnis anda:

1. Serius tapi santai
Ada 2 hal yang penting dalam menjalin hubungan bisnis yaitu, rasa saling percaya dan keseriusan, 2 hal itu dilakukan untuk menjaga komitmen bisnis dengan rekan bisnis anda. Cobalah lebih serius dalam percakapan bisnis, walaupun lelucon berperan sebagai ice breaker dalam percakapan, pilih dengan baik lelucon agar tidak bernada SARA.

2. Sapaan formal
Berikan sapaan formal kepada rekan bisnis anda, jangan lupakan hal itu. Sebab sapaan yang kita ucapkan seperti bapak, ibu, saudara akan memberikan respek kepada rekan bisnis anda. Dan jangan lupakan namanya jika ia memberikannya kepada anda.

3. Jadilah pendengar yang baik
Hargai lawan bicara anda dengan mendengarkan segala ucapannya, meskipun banyak pertanyaan yang ingin anda lontarkan. Berikanlah kesempatan kepadanya untuk bercerita tentang dirinya. Berlatihlah dengan untuk mendengarkan percakapan lawan bicara anda. Tatap matanya kala berbicara dan lontarkan komentar pada saat yang tepat.

4. Hindari kebiasaan buruk
Jauhkan kebiasaan buruk yang biasa anda lakukan seperti bersendawa di depan klien, tidak menatap mata lawan bicara anda, menggaruk-garuk hidung saat berbicara agar tidak timbul kesan negative rekan bisnis pada anda.

5. Memilih topic yang aman dalam percakapan
Hidari perdebatan pada saat berbicara dengan rekan bisnis anda. jika memungkinkan pilihlah topik yang sama-sama dikuasai dan disenangi oleh anda dan rekan anda.

6. Tidak Sombong
Jangan mengungkapkan segala kelebihan dengan berlebihan kepada rekan bisnis atau prospek bisnis anda. dan kalaupun ingin mengangkat diri sendiri lakukanlah dengan intonasi yang ringan dan gurauan.

7. Kurangi formalitas
Kurangi frekuensi percakapan secara formal setelah merasa akrab atau bertemu dipertemuan selanjutnya, namun lakukan hal ini apabila ada isyarat dari rekan anda, jangan sampai anda terkesan SKSD (sok kenal sok dekat). Tak perlu tergesa-gesa menjajaki sense of humor rekan bisnis anda. Hubungan bisa menjadi tidak enak jika ia tidak nyambung atau malah tersinggung mendengar gurauan anda.

8. Lakukan Ending dalam percakapan
Akhiri percakapan dengan tersenyum dan saling bertukar identitas diri, entah itu email, nomor telpon atau pun alamat rumah. Jangan biarkan pertemuan berakhir tanpa kemungkinan untuk bertemu kembali.
  BACA SELANJUTNYA...

Ciri-ciri pengusaha sukses



1. Memiliki tujuan yang fokus
Mengembangkan serta melaksanakan visi yang telah di rencanakan dengan focus dan tidak terpengaruh ide-ide baru yang lainnya. Seringkali pengusaha mengalami kegagalan karena tidak fokus, merasa bahwa ide baru yang mereka temukan lebih menarik untuk dijalankan daripada yang mereka jalankan sekarang.

2. Punya harapan yang realistik
Jarang sekali ada orang kaya yang menjadi kaya mendadak tanpa melalui proses, dengan tujuan yang jelas dan realistis akan dapat membantu Anda tetap berpegang teguh dan fokus dalam mencapai keberhasilan.

3. Tekad membuat rencana
Kebanyakan dari mereka yang sukses adalah orang yang memiliki tujuan yang jelas dalam bisnis serta memiliki rencana yang matang. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mempelajari pasar, persaingan, dan mekanismenya, serta bersedia belajar sungguh-sungguh dalam menghadapi kendala yang mungkin terjadi.

4. Fleksibilitas dan adaptabilitas
Berusaha untuk selalu tetap fleksibel dan beradaptasi dalam segala situasi dan kondisi yang mungkin akan berubah. Karena di dalam bisnis ataupun hidup ini perubahan sudah pasti akan terjadi.

5. Kemampuan untuk mengatasi kekhawatiran karena harus menjual
Pada kenyataannya setiap pengusaha adalah penjual. Sehingga mau tidak mau kita akan berhadapan dengan konsumen. Jadi, Anda tidak boleh takut untuk berhadapan dengan konsumen, memotivasi konsumen, dan menjalin hubungan baik dengan pemasok.

6. Mau bekerja keras
Tidak ada cara lain untuk menuju sukses dalam usaha kecuali dengan bekerja keras dengan semangat pantang menyerah.

7. Memiliki tujuan pribadi yang jelas
Anda harus fokus dengan tujuan yang ingin Anda capai dengan semangat dan kemau yang membara. Fokuslah hanya untuk tujuan yang ingin Anda capai dan jangan terpengaruh oleh faktor eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis Anda.

8. Pengalaman adalah guru terbaik
Setidaknya Anda memiliki bekal sebelum memulai suatu usaha. Bekal yang Anda miliki sangat berguna selain untuk memperkecil resiko kerugian yang akan ditanggung, Anda juga mengerti tentang situasi dan kondisi bidang usaha yang akan Anda jalani. Sehingga rencana yang akan dibuatpun akan lebih matang dan terarah.
  BACA SELANJUTNYA...
 

Copyright 2008 All Rights Reserved | JIWA PEBISNIS Designed by Devan | CSS done by Blogger INDONESIA