Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Usaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

5 tips jitu Bernegosiasi dalam bisnis

Dalam sebuah bisnis pasti akan selalu ada kata "Negosiasi". dimana kita harus bisa tawar menawar antara kita dengan partner atau dengan perusahaan lain. dalam bahasan kali ini, blog Jiwa pebisnis agan berbagi tips tentang bagaimana Bernegosiasi dalam bisnis.



1. Pisahkan pokok masalah yang dinegosiasikan dengan lawan. Jangan sampai masalah pribadi menghambat proses negosiasi yang sedang berjalan. Tak heran perusahaan-perusaha an besar biasanya mempunyai timnegosiasi yang terdiri dari beberapa orang dengan keahlianberlapis-lapis. Dengan begitu, tidak akan pernah terjadi konflik pribadi dengan proses negosiasi.

2. Selalu mengacu pada tujuan utama negosiasi. Apahasil akhir yang kita inginkan dalam negosiasi ini? Bukan masalah menang atau kalah, apalagi sampai menjatuhkan lawan. So, tetap berkepala dingin dan jangan pernah terpancing dengan emosi atau ego mau menang sendiri.

3. Berikan alternatif win-win solution pada lawan. Selalu fleksibel selama negosiasi agar terhindar dari jalan buntu. Persiapkan beberapa solusi alternatif yang diprediksi bisa menciptakan kondisi saling
menguntungkan bagi lawan.

4. Selesaikan proses negosiasi dengan cepat dan tidak bertele-tele. Hindari faktor-faktor yang bisa melelahkan lawan seperti proses negosiasi yang terlalu lama, tempat negosiasi yang tidak kondusif,
dll. Karena faktor-faktor tersebut cenderung membuat lawan jadi emosional dan berbalik menekan kita.

5. Riset, riset dan riset. Hal terpenting dalam negosiasi sering berkaitan dengan etika dan budaya. Negosiator ulung selalu melakukan riset untuk mengetahui karakter lawannya. Apa latar belakangnya, kebiasaan, hobi, kesukaan, dll. Terbukti bahwa kebanyakan kontrak besar bisnis dimenangkan bukan di meja rapat, tapi di lapangan golf, kapal pesiar atau restoran.

Semoga bermanfaat kawan jiwa pebisnis.. :)
  BACA SELANJUTNYA...

Menentukan tempat kios usaha atau kaki lima

Jangan menganggap tempat tidak menentukan kemajuan suatu usaha, tidak hanya promosi yang penting, posisi tempat usaha yang baik bisa menjaring pengunjung spontan yang dapat dengan mudah melihat keberadaan usaha kita. Kita harus bisa bersikap atau merasakan apa yang dirasakan oleh calon pengunjung, bidang pandangnya, moodnya atau konsentrasinya. Kios-kios kecil atau kaki lima (lapak) jangan dipandang sebelah mata. Pernahkah kita berfikir dari segmen inilah banyak orang yang menjadi kaya, tentu saja dengan tempat strategis dan pengembangan usaha. Contohnya waralaba yang kian menjamur di indonesia, es teh, gorengan krispi, atau roti-roti mini.



Berikut ini tips memilih tempat yang baik untuk usaha berupa kios ataupun kaki lima:

Pertama, usahakan kita membuka usaha di sisi kiri jalan dari target pasar kita. Tips ini sangat berguna pada jalan-jalan yang hanya memiliki satu arah. Misalkan target pasar bubaran pabrik yang cenderung satu arah. Alasan pemilihan tempat ini yaitu pengguna jalan akan lebih mudah melihat usaha kita dengan tidak sengaja (scanning refleks). Pengguna jalan dalam kecepatan tinggi memiliki bidang pandang lebih besar ke sisi kiri jalan daripada kanan jalan (budaya indonesia melintas di lajur kiri).

Kedua, hindari membuka tempat usaha di kawasan macet. Pertimbangan alasan ini yaitu pada mood calon pengunjung yang dapat berubah sewaktu-waktu bila menghadapi sulit menepi atau menyalip. Pada kawasan ini pengguna jalan cenderung berkonsentrasi untuk keluar dari kemacetan sehingga akan mengabaikan keadaan sekelilingnya, terlebih bila usaha kita bukan tujuan mereka dan akan kecil kemungkinan mengunjungi dengan spontan.

Ketiga, hindari membuka usaha di pertengahan jarak. Maksudnya bila kita naik angkutan umum kita cenderung tidak berhenti pada jarak setengah dari ongkos kita, toh bayarnyapun akan sama saja. Calon pengunjung akan lebih memilih turun di jarak maksimal pada ongkos yang sama, dan ternyata pada jarak maksimal itu telah berkumpul beragam usaha, contohnya terminal, disekitarnya ada pasar, swalayan atau komplek pertokoan.

Keempat, hindari membuka usaha di jalur cepat. Maksud jalur cepat ini bukan berarti tol tapi kebiasaan pengguna jalan mempercepat kendaraannya seperti jalan yang luas, rata tidak ada lubang dan polisi tidur, atau jalanan yang menurun. Pada kawasan ini pengguna jalan akan berkonsentrasi pada jalan karena harus mengendalikan kendaraan dan kecepatannya. kalaupun pengguna jalan melihat usaha kita, toh sudah terlewat saat mereka menyadarinya. Berani dipastikan hanya 5% yang akan mampir ke tempat usaha kita.

Kelima, cari tempat usaha yang menjorok keluar. Tentu saja menjorok ke luar ini dengan batas aman, jangan sampai malah membahayakan atau menggangu kenyamanan umun. Tempat yang menjorok keluar 1-1,5 meter cukup membantu mendapatkan bidang pandang pengguna jalan dengan kata lain mudah terlihat.

Keenam, apabila alternatif terakhir (terpaksa) mendapat tempat yang menjorok ke dalam (misalkan di depan minimarket/swalayan yang memiliki tempat parkir), buka usaha kita di dekat pintu masuk atau di pojok sebelah kiri dari mini market tersebut. Membuka usaha di tempat ini memang mengandalkan ramai tidaknya minimarket. Membuka usaha di pojok kiri minimarket dimaksudkan untuk menjaring calon pembeli yang tidak bertujuan ke minimarket. Tempat ini akan mudah terlihat dari jalan karena sudut pandang pengguna jalan akan menangkap tempat usaha kita. Berbeda dengan sebelah kanan minimarket, pengguna jalan harus menoleh terlebih dahulu untuk melihat ke arah itu sehingga dapat membahayakan dirinya sendiri atau orang lain. Tempat usaha sebelah kanan minimarket sangat kecil menjaring pengunjung spontan yang berasal dari jalan yang datang dari arah kiri.

Ketujuh, dianjurkan tempat usaha memiliki ruang kosong didepannya yang dapat berfungsi sebagai tempat parkir. Ruang kosong itu bisa berupa halaman dari tempat usaha itu sendiri atau sisi jalan, tentu saja yang tidak menggangu lalulintas jalan.

Kedelapan, hindari tempat usaha yang berhimpitan dengan badan jalan, terlebih jalannya kecil senantiasa padat lalulintasnya. Secara psikologis calon pengunjung enggan mampir karena takut mengganggu lalulintas atau merasa kendaraan yang diparkirnya kurang aman.

Kesembilan, hindari tempat usaha yang dipisahkan agak jauh dari jalan oleh selokan atau trotoar. Tips kesembilan ini akan sangat terasa apabila tempat usaha itu bukan komplek pertokoan dan kios. Calon pengunjung akan merasa kurang aman kendaraannya karena parkirnya jauh dari tempat usaha kita. Alasan kedua karena calon pengunjung ingin hemat energi (akses cepat) tanpa harus melewati selokan bau atau trotoar yang tinggi dulu untuk mencapai ke tempat usaha kita.

Kesepuluh, dianjurkan memilih tempat usaha yang datar dengan jalan (tidak lebih tinggi dari jalan). Tempat yang lebih tinggi secara psikologis merupakan hambatan dan membutuhkan energi yang lebih banyak untuk mencapainya, terlebih pengunjung secara tidak langsung merasa rendah dan tidak dihargai karena mereka datang dari tempat lebih rendah.

Kesebelas, dianjurkan memilih tempat usaha yang teduh. Tempat ini bisa di bawah pohon atau dibuatkan peneduh. Pengunjung akan nyaman, betah dan berlama-lama di tempat usaha kita, bahkan bisa jadi tempat yang teduh ini merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan ingin kembali lagi.
  BACA SELANJUTNYA...

Tips Berjualan pulsa

Saat ini banyak cara dan pilihan untuk bisa menjadi penjual pulsa atau minimal bisa untuk isi ulang pulsa sendiri disaat pulsa kita habis. karena banyaknya cara dan pilihan maka berikut saya berikan beberpa tips bagaimana memulai jualan pulsa karena jika anda salah pilih atau asal ikut maka jangan salahkan orang lain jika anda menjadi salah satu korban penipuan berkedok penjualan pulsa.


beberapa tips berikut berdasarkan pengalaman dan cerita dari rekan-rekan lain. inilah tipsya:

1. jika anda sebagai pemula (baru mulai coba-coba jualan pulsa) maka pilihlah layanan atau cara jualan pulsa yang menggunakan 1 kartu tapi untuk all operator. Maksud 1 akrtu all operator; anda cukup menggunakan hp dan no hp yang anda miliki maka sudah bisa menjual semua produk pulsa, baik itu GSM (simpati, as, xl, mentari, im3. axis, 3) maupun CDMA (starone, smart, fren, flexi, esia). keuntungannya; anda tidak ribet dan modalnya cukup terjangkau, bisa minimal 50 ribu .

2. jangan pernah di hutangkan, baik ke saudara, teman apalagi orang lain (kecuali mereka bayarnya tertib). banyak kasus dari temen-temen penjual pulsa mereka berhenti berjualan karena modalnya banyak yang minjem atau di hutangi oleh saudara dan temennya sehingga disaat deposit anda buat jual pulsa habis sementara uangnya masih di hutangi maka secara otomatis anda tidak akan bisa jualan pulsa lagi. jadi jangan memberikan hutangan baik ke saudara, teman apalagi orang lain jika itu terjadi hati-hatilah karena biasanya itu salah satu faktor penyebab kebangkrutan anda.\

3. jangan memulai deposit atau jualan pulsa dengan jumlah yang besar, apalagi bila anda belum tahu betul siapa pemilik atau operator tempat anda bergabung untuk jualan pulsa tersebut. mulailah dengan deposit/ modal yang secukupnya, anda coba dulu lancar atau tidak transaksinya, mudah atau tidak komplainnya jika ada masalah dan lain-;ainnya.

4. jangan tergiur oleh harga yang sangat murah/ tidak standar, karena biasanya mereka (operator seperti itu) hanya mencari penjual yang mudah di jebak dengan harga yang relatif murah dibanding harga standar lainnya.

5. carilah info sebanyak mungkin mengenai operator yang akan dijadikan temapat anda bergabung untuk berjualan pulsa., mengenai harga, cara komplain, cara deposit, jam transaksi (apakah 24 jam atau tidak), jumlah penjual yang sudah bergabung dll.
  BACA SELANJUTNYA...

Tips mencari pekerjaan

Menganggur memang membosankan dan apalagi ditambah dengan gelar diploma, sarjana S1, atau S2 jelas akan sangat merasa terbeban. Normalnya jarak antara lulus / wisuda dengan mulai bekerja adalah kurang dari satu tahun. Jika lebih, maka seorang penganggur terdidik akan mulai dihinggapi rasa putus asa sehingga muncul rendah diri serta rasa tidak percaya diri.



Sebelum mulai menjadi pengangguran biasanya seorang yang baru lulus memiliki rasa percaya tinggi yang luar biasa. Keinginan untuk bekerja di tempat yang sesuai dengan keinginannya disertai gaji tunjangan yang memadai. Akan tetapi lapangan pekerjaan yang tersedia di negara kita memang sangat terbatas. Mencari kerja yang sesuai dengan bidang kita saja sulit, apalagi mencari pekerjaan dengan berbagai fasilitas dan insentif yang diberikan sesuai dengan impian kita.

Dalam mencari pekerjaan kita harus bisa melihat kemampuan diri kita sendiri. Jangan gegabah dengan melamar pekerjaan yang membutuhkan banyak persyaratan yang berada di luar kemampuan kita. Perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan kadang hanya mencari karyawan / pegawai baru yang spesifik dengan kebutuhan mereka. Carilah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang ada atau sedikit lebih tinggi.
Persiapkan diri kita dari sekarang, karena bisa saja perusahaan melakaukan interview secara mendadak melalui telepon sehingga akan benar-benar menguji kemampuan kita yang sesungguhnya. Jika melamar suatu pekerjaan sebisa mungkin kita mengetahui sedikit tentang perusahaan tersebut serta pekerjaan yang kita lamar.

Siapkan berkas lamaran seperti surat lamaran dan cv (curriculum vittae) dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia dengan tampilan yang segar, sederhana dan terlihat profesional. Usahakan foto kita juga dalam kondisi yang terbaik, baru dan terlihat meyakinkan. Dalam mengirim lamaran kerja mungkin bisa melalui dua cara, yaitu melalui pos dan melalui internet. Oleh karena itu pelajari kedua tehnik pengiriman surat lamaran tersebut dengan baik agar tidak terjadi kesalahan.

Ketika melakukan wawancara tunjukkanlah bahwa kita mampu dan dapat bekerja keras dalam menjalankan segala pekerjaan yang diberikan dengan wawasan yang luas. Tidak selamanya pewawancara kerja menyukai kandidat yang terlihat sempurna dalam wawancara dengan prestasi akademis yang hebat. Pencari kerja bisa saja mencari kandidat yang biasa-biasa saja namum memiliki semangat kerja keras yang tinggi, tingkah laku yang sopan, sederhana, jujur, setia dan penurut. Perusahaan biasanya tidak menghendaki pegawai "kutu loncat" yang belum lama bekerja sudah mengundurkan diri karena mendapat pekerjaan lain.

Masalah gaji dan tunjangan sebaiknya tetapkanlah dengan wajar dan jangan berlebihan. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, maka semakin tinggi pula harga jual kita. Jika masih baru lulus tanpa pengalaman atau "fresh graduate" maka sebaiknya tetapkan sewajarnya saja atau mengikuti standar yang diberikan perusahaan. Tinggalkan rasa gengsi anda dan kejarlah pengalaman untuk bekal pengembangan diri anda.

Ketika memasuki dunia kerja bekerjalah dengan baik, ulet dan bertanggung jawab serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja di sekitarnya. Jangan bersikap sok tau atau lebih pintar, tapi jadilah pegawai yang disukai dengan sikap yang rendah hati. Situs web organisasi.org mengucapkan semoga berhasil mengejar cita-cita anda.

Tempat Mencari Informasi Lowongan Pekerjaan di Indonesia :
1. Situs web lowongan kerja seperti karir.com, jobsdb.com, jobindo.com, id.jobstreet.com, datakarir.com, jobitcom.com, lowongan-pekerjaan.com, dan lain sebagainya.

2. Search engine atau mesin pencari seperti google dan yahoo utuk mencari informasi pekerjaan yang spesifik. Biasanya ketika ada rekrutmen CPNS atau pegawai BUMN akan banyak situs pribadi dan blog yang menginformasikannya kepada masyarakat umum.

3. Mailing list / milis pencari kerja seperti :
- groups.yahoo.com/group/indonesia_headhunter
- groups.yahoo.com/group/job-vacancy
- groups.yahoo.com/group/vacancy dan lain sebagainya

4. Koran seperti kompas dan poskota memiliki banyak informasi lowongan kerja untuk pembaca. Hati-hati dengan iklan yang menipu.

5. Bursa Kerja. Biasanya setiap beberapa bulan sekali ada event khusus bagi para pencari kerja seperti career days, job expo, dan lain sebagainya di mana perusahaan pencari kerja berkumpul dan menawarkan pekerjaan dengan jumlah yang terbatas kepada para pengunjung.

6. Biro penyalur tenaga kerja. Para pencari kerja dapat menitipkan cv atau mengikuti program pelatihan untuk kemudian disalurkan kepada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

7. Papan pengumuman di kampus yang biasanya menempel selebaran informasi lowongan kerja. Biasanya perusahaan bonafit langsung bekerjasama dengan pihak kampus ternama untuk menawarkan pekerjaan bagi para lulusannya.

8. Kenalan seperti saudara, tetangga, teman, dan lain sebagainya. Bisa jadi mereka, kantor atau kenalan mereka ada yang mencari orang yang bisa dipercaya untuk bekerja. Jadilah orang yang bisa dipercaya dandiandalkan.

Semoga bermanfaat sob..

sumber: organisasi.org
  BACA SELANJUTNYA...

Tips oke kerja part Time



Kesibukan menjalani hari sebagai karyawan kadang membuat jenuh. Apalagi bagi tipe yang mudah bosan. Mungkin Anda termasuk yang demikian.
Merasa senang pada awalnya, namun kemudian merasa tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Tidak sedikit yang mengalami hal ini, memutuskan untuk berhenti bekerja dan beralih menjadi pekerja part time.
Sebenarnya tidak ada masalah dalam hal ini. Bekerja part time penghasilannya juga ada yang tidak jauh beda dengan bekerja fulltime. Hanya saja Anda tidak akan mendapat fasilitas yang sama. Ada kalanya Anda merasa tidak aman jika suatu saat sedang sepi job, sementara pengeluaran tetap berjalan.
Berikut beberapa tips bagi yang menginginkan kerja part time :
  1. Sering-seringlah mengikuti event-event, dimana Anda berkesempatan untuk bertemu banyak orang. Ingat, kesempatan bisa datang dimanapun, kapanpun, tanpa bisa Anda prediksi.
  2. Selalu membawa kartu nama untuk memasarkan diri dan kompetensi Anda.
  3. Penampilan dan skill komunikasi. Hal ini penting, karena dari sini akan terbaca kepribadian kita. Bicaralah dengan bahasa general. Tidak berlebihan. Jangan bicara hal-hal yang sangat sensitif, apalagi menyombongkan diri.
  4. Mengembangkan sayap. List kenalan Anda, dan tanyakan pekerjaan mereka. Siapa tahu, ada yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan job. Untuk ukuran pemula, jika mendapat tawaran kerja part time, tidak perlu memasang harga  terlalu tinggi. Hitung-hitung untuk menambah pengalaman dan CV Anda.
  5. Kembangkan minat dan kemampuan, seperti : mengajar les privat, membuat script, desain web, blogging, ngedit video, menjadi SPG, dan lain sebagainya. Yakinlah, suatu saat pasti ada kesempatan untuk menguji kemampuan Anda. Setidaknya, bakat yang Anda miliki menjadi competitive skill tersendiri.
  6. Jika sudah memiliki “nama”, Anda bisa memasang harga. Tetapkan standar fee minimal untuk pekerjaan kamu. Hal penting yang perlu diperhatikan saat melamar kerja part time adalah kejelasan job desc dan work load. Jika Anda dibayar 20.000 untuk mengerjakan A, jangan mau dibayar 20.000 jika ternyata di lapangan Anda mengerjakan ABCD. Sebagai gantinya, kerjalah dengan profesional. Nilai 20.000 rupiah yang dibayarkan kepada Anda adalah nilai yang ditukarkan dengan pekerjaan yang bernilai 20.000.
Nah, berikut beberapa jenis kerja part time yang bisa Anda lakukan :
  1. Menjadi asisten Lab atau asisten dosen. Jika Anda dekat dengan dosen, banyak proyek besar yang bisa dikerjakan. Tentu saja jika kesempatan ini ada ketika Anda masih berstatus mahasiswa.
  2. Manfaatkan search engine, banyak jenis pekerjaan yang menawarkan Dolar dalam jumlah yang lumayan dengan bekerja online. Contohnya adalah penerjemah, penulis artikel, audio-video editing, dan lain sebagainya.
  3. Salah satu pekerjaan yang lumayan ringan adalah SPG (Sales Promotion Girl). Bekerja hanya pada event-event tertentu, tapi Anda harus tahan berdiri dan berbicara seharian.
  4. Pekerjaan web programmer dan web desain. Perusahaan-perusahaan biasanya menyediakan budget yang tidak sedikit untuk jenis pekerjaan ini.
  5. Penerjemah. Untuk yang satu ini, tentu diperlukan kemampuan English atau bahasa lain yang melebihi standar.
Well, terakhir, Anda perlu banyak berdo’a dan berusaha untuk mendapatkan kerja part time yang Anda dambakan. Jika Anda serius, Anda bisa mendapatkan penghasilan lumayan. Bahkan tanpa perlu keluar rumah, orang lain yang akan mencari dan menghubungi Anda.
  BACA SELANJUTNYA...

Tips Kuliah sambil kerja.

Banyak yang bilang kalau kuliah sambil kerja itu mustahil. Bahkan ada juga yang mengatakan jangan kuliah sambil kerja karena bisa mengganggu perkuliahan. So bagai mana jika semua itu terbukti hanya bualan semata? Nah, buat kamu yang saat ini telah menjadi mahasiswa super ataupun yang akan beerja sambil kuliah. Ada sedikit tips yang mungin bisa dijadikan wancana bahwa diri kita bisa menjalankan perkuliahan sambil menjalankan pekerjaan kita.



Tetap Optimis
opsss jangan bilang kalau kita gak bisa optimis. masa belum berbuat udah kalah duluan. gak asyik dong. padahal dari sinilah kita akan mendapatkan arti makna yang sebenarnya dalam menjalankan apa yang kita jalani. kita yakin kalau kita akan menjadi seorang mahasiswa tetapi apa kita yakin kita akan bisa memenuhi kebutuhan perkuliahan kita dengan terus berharap tangan dari orang tua? hahahaha….. (maaf kalau saya tertawa) bukan maksud hati mengejek anda sebagai mahasiswa tetapi tertawa itu adalah sebuah kenyataan yang akan kita dapati jika kita tidak bisa memberi bukti dan bukan janji.
jadi optimis dong dengan niat yang akan kita jalani. paling tidak dengan menjadinya diri kita sebagai mahasiswa kita harus berkreatifitas dalam mencari biaya perkulihan walau orang tua kita masih mampu.

Dia ya dia, Aku ya aku
terserah orang mau berkata apa tentang apa yang kita kerjakan. masalahnya bukan mustahil kalau mahasiswa sekarang lebih banyak gengsi dan bergaya dari pada bener – bener belajar. makannya banyak para wisuda yang bertitel sarjana menjadi seorang penggangguran. wah malu dong sarjana pengangguran. antisipasinya yang bekerja sasmbil kuliah. gak sedikit orang yang bekerja sambil kuliah. ketika mereka telah menyelesaikan studynya bahkan mereka lebih unggul di bandingkan  mereka yang asyik 3K (Kost – Kampus – Kantin) dalam sehari – harinya.

Manfaatkan peluang
coba kita piker – piker………
kegagalan adalah mereka yang tak mampu memanfaatkan peluang menjadi pekerjaan yang mengasyikan. sebenarnya dalam perkuliahan kita diberi segala manfaat oleh setiap dosen yang mengajarkan satu bidang study kepada para mahaiswanya. kalau kita emang seorang mahasiswa pasti kita akan mendapatkan peluang itu. tetapi jika kita bukan seorang mahasiswa, yah ampe kapanpun gak akan pernah mendapatkan peluang itu.
tak hanya itu, ilmu yang kita dapatkan dalam bangku perkuliahan juga sebenarnya adalah peluang yang baik. apa salahnya jika kita buka les atau apalah yang bisa menambah pemasukan kita buat kuliah.

dan yang terakhir, Jangan ada yang kalah
artinya jangan pekerjaan menjadi satu prioritas utama kita. tetapi perkuliahan adalah satu unggulan demi mencari penambahan pemasukan buat biaya perkuliahan. disebabkan biaya perkuliahan itu tidak sedikit melainkan lebih banyak dari disaat kita duduk di bangku D, SMP dan SMA.
ibarat kata Rasulullah : Bekerja untuk duniamu seolah olah kamu hidup untuk selamanya dan bekerja untuk akhiratmu seakan – akan kamu akan mati esok. artian saya, silahkan bekerja sambil berkuliah tapi jangan pernah menduakan satu diantara dua yaitu Perkuliahan dan Pekerjaan. namun, jalani keduanya dengan seiring berjalannya waktu menemani kita hingga usai kewajiban kita dan memberikan kebanggaan sebagai hadiah buat mereka yang membina dan mendidik kita sejak kecil. yaitu, orang tua kita.

sumber :  ruangbacas.wordpress.com
  BACA SELANJUTNYA...

Jumat, 10 Desember 2010

Tips Sukses 9 Langkah Membangun Bisnis

Sekilas, membangun sebuah bisnis kelihatannya rumit. Segudang hal harus dipikirkan, mulai dan modal sampai masalah produksi. Belum memikirkan bagaimana ‘memeliharanya’, sehingga bisnis Anda tidak merupakan sebuah bisnis ‘numpang lewat’ yang berusia pendek. Salah-salah Anda menyerah dahulu sebelum memulai.



Berikut ini adalah tips dan langkah demi langkah yang akan membantu anda suskes dalam membangun dan sekaligus memelihara bisnis Anda:

1. Siapkan Mental. Dibandingkan dengan bekerja di perusahaan, berwirausaha memang lebih banyak risikonya, termasuk risiko kehilangan seluruh modal yang Anda tanamkan. Makanya menyiapkan mental adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai berbisinis. Bisnis Anda bisa sukses besar, tapi juga bisa gagal total. Berhasil tidaknya bisnis, ada di tangan Anda.

2. Selektif. Segudang bidang usaha ada di depan Anda, mulai dari berjualan makanan, baju sampai event organizer (EO). Mana yang Anda pilih? Untuk menentukan bisnis yang akan Anda ambil, Anda bisa mencari peluang yang ada di pasar atau justru menciptakan pasar. Mencari peluang berarti harus jeli melihat apa yang sedang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, Anda menangkap tren ibu bekerja yang terpaksa meninggalkan anak di rumah. Ini bisa Anda jadikan peluang untuk membuka jasa penitipan Anak. Atau Anda juga bisa membuat pasar sendiri. Caranya, lihat saja keahlian yang Anda miliki. Misalnya Anda ahli membuat masakan Indoa, mungkin Pasar belum membutuhkan produk Anda, tapi dengan pemasaran dan kualitas produk yang oke, Anda bisa menciptakan tren dan membuat pasar malah membutuhkan barang Anda.

3. Membuat Rencana Bisnis. Sekecilapapun bisnis Anda, Anda harus punya rencana bisnis. Hasilnya, usaha tidak cuma diawang-awang dan sewaktu-waktu Anda bisa lihat kerangka bisnis Anda. Manfaat lain, rencana bisnis akan memudahkan Anda kalau suatu saat ingin meminta pinjamaan ke bank. Dengan melihat rencana bisnis, seorang pegawai bank (Analis Kredit) bisa melihat prospek Anda, hal ini akan memudahkan Anda memperoleh pinjaman. Apa yang ada dalam rencana bisnis? Yaitu: 1) Diskiripsi Bisnis, 2) Target Konsumen, 3) Bentuk Bisnis, 4) Sumber Daya Manusia, 5) Keuangan.

4. Rajin Evaluasi. Setelah bisnis Anda berjalan, tentunya Anda ingin memantapkan bisnis Anda -sehingga tidak sekedar numpang lewat saja. Evaluasi merupakan langkah awal menstabilkan bisnis Anda. Dengan evaluasi yang continue, Anda bisa mempertahankan dan meningkatkan mutu perusahaan Anda. Misalnya, setiap empat bulan sekali, Anda mengumpulkan karyawan Anda -untuk mencari feed back- dan memberikan penerangan pada mereka.

5. Mengembangkan Terus. Saat berbisnis, Anda harus selalu jeli mencari peluang untuk mengembangkan bisnisUsahakan untuk dapat menangkap sekecil apapun peluang yang Anda, tentunya tetap dengan perhitungan yang matang.

6. Cerdik Hadapi Pesaing. Salah satu hambatan dalam berbisnis adalah munculn pesaing (competitor). Anda harus pintar-pintar menghadapai mereka. Berusahalah untuk mencari deferensiasi produk Anda, sehingga Anda memiliki nilai lebih (added value) di banding pesaing Anda. Misalnya, ketika Anda membuka bisnis fotokopi, Anda memberikan kupon undian pada pelanggan dengan nominal pembayaran di atas Rp 50.000,- yang akan Anda undi setiap 6 bulan sekali.

7. Menjaga Hubungan Baik. Peranan konsumenjelas besar sekali dalam wirausaha. Untuk itu Anda harus dapat menjaga hubungan baik dengan mereka. Misalnya dengan menyimak masukan mereka dengan serius, mengirimkan bingkisan hari raya, sesekali memberikan potongan harga ataupun hanya sekedar tersenyum ramah menyapa dan ngobrol dengan mereka.

8. Jeli Mencari Pelanggan. Pemasaran memang salah satu kunci sukses bisnis Anda. Mungkin di awal Anda harus memapu berjuang dari bawah, misalnya door-to-door menawarkan barang Anda. Kemudian mencoba memasarkan produk dengan sistem imbalan dan seterusnya

9. Belajar dari Kegagalan. Saat berwirausaha, Anda pasti tidak akan luput dari kegagalan. Karena sudah pada hakikatnya kegagalan selalu berjalan beriringan dengan keberhasilan. ‘Jatuh’ dan ‘Bangun’ alias masa laris tidak laris merupakan hal yang wajar. Yang penting ketika Anda sedang ‘jatuh’, jangan sampai membuat Anda down atau memutuskan gulung tikar. Justru saat itulah yang harus Anda pakai untuk mengevaluasi bisnis Anda. Misalnya dengan 1) mencari inspirasi untk menciptakan produk dan jasa baru yang membuat usaha Anda semakin menarik, 2) membaca kiat sukses para wirausahawan (businessman) dan cara mereka melewati masa sulit, 3) Bereksperimen dengan mencoba cara pemasaran yang baru, 4) Terus Belajar.
  BACA SELANJUTNYA...

7 Simple Tips Memulai Bisnis

Banyak orang yang berkeinginan untuk mempunyai bisnis-nya sendiri, ada yang beralasan karena keleluasaan yang didapat karena semua proses dikendalikan dan diatur oleh kita sendiri, ada juga yang beralasan hanya untuk menambah pundi-pundi pribadinya biar dapur tetep ngebul.
Apapun alasannya, ( minumnya teh botol sosr*, LHO ?! ) tantangan klasik dalam memulai suatu bisnis, bisnis apapun itu, adalah mental dari enterpreneur itu sendiri dan mindset yang lemah. Semua bisnis pasti ada resikonya, tergantung bagaimana kita nya aja yang pintar menghandle situasi dan cerdik melihat kondisi pasar.



Sebelum pusing memilih kira-kira bisnis tipe apa yang cocok buat dijalanin, berikut 7 tips untuk memulai sebuah bisnis :

* Pastikan tabungan anda cukup. Langkah yang pertama ini memang cukup berat, but i have to be honest, tanpa memiliki dana lebih yang telah dipersiapkan terlebih dahulu, maka siap-siap aja tangan menengadah keatas, hehe. Ingat, semua bisnis memiliki tingkat resiko yang berbeda-beda, so, be prepared.

* Ikuti seminar yang berhubungan dengan bisnis yang akan anda geluti. Cari tahu sisi positif dan negatif, manfaat, berbagai macam rintangan, trik, dan rival-rival yang akan anda temui ketika menjalani bisnis.

* Bangun jaringan yang luas. Perbanyak teman, khususnya yang berkaitan dengan bisnis yang akan anda jalankan. Apabila perlu, jangan malu untuk meminta teman anda tersebut untuk menjadi mentor untuk anda. Dengan adanya mentor, kita bisa mengurangi resiko mengambil keputusan yang salah.

* Don’t try to be the biggest — try to be the best. Lakukan yang service terbaik dahulu untuk customer, dengan adanya feedback yang positif dari customer, nantinya your company will get bigger by itself.

* Make many many mistakes. Yups, thats right. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pengalaman yang paling berharga adalah berlajar dari kesalahan yang telah kita buat di masa lalu. Semakin banyak kesalahan yang kita buat, semakin banyak kita belajar dan mengerti.

* Budget & Plan for advertising. Sudah banyak orang yang sudah capek-capek mendirikan suatu bisnis, tetapi mereka mengeluh karena hanya sedikit customer yang datang. Well, it’s not a magic world people, Sudah wajib hukumnya mengiklankan bisnis anda, walaupun itu gratis.

* One business at a time. Fokus Fokus Fokus Fokus Fokus dan jangan serakah.

Bukankah 9 dari 10 pintu rezeki ada di berdagang ? Semangat Sobat !!
  BACA SELANJUTNYA...

Tips Sukses Memulai Bisnis Tanpa Modal

Banyak cara untuk memulai bisnis sampingan yang sesuai bagi Anda, para ibu rumah tangga, salah satu diantaranya adalah menjadi dealer/distributor suatu produk barang tertentu. Berbicara mengenai kebutuhan rumah tangga, pasti tidak akan lepas dari wadah atau tempat-tempat penyimpanan makanan. Salah satu produk yang mampu mengakomodasi hal tersebut dengan baik adalah Tupperware. Tupperware merupakan perusahaan internasional yang berpusat di Orlando, Florida Amerika Serikat, didirikan oleh Mr. Earl Tupper, seorang ahli kimia dari Amerika Serikat, pada tahun 1938. Produk-produk Tupperware memiliki kelebihan utama pada Seal atau tutupnya yang cukup rapat, desainnya yang catchy, bahannya yang ramah lingkungan mengikuti standar FDA (Food and Drugs Administration) serta adanya garansi seumur hidup (Life Time Waranty). Dengan spesifikasi tersebut, Tupperware memiliki pangsa pasar tersendiri, terutama di kalangan ibu-ibu rumah tangga, anak-anak serta wanita karir. Dengan begitu Anda, para ibu rumah tangga, dapat memiliki penghasilan sampingan yang menjanjikan dari lingkungan komunitas Anda. Bagaimana memulainya?


Berapa modal yang harus Anda keluarkan? berikut ini adalah Tips sukses memulai Bisnis tanpa modal tersebut:

1. Menjadi Member. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menjadi member Tupperware. Dengan menjadi member Anda memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah update info produk terbaru, bonus penjualan, discount spesial serta kemungkinan jenjang karir. Yang perlu anda lakukan hanyalah mendaftarkan diri pada distributor atau dealer tupperware yang ada di regional Anda, misalnya untuk daerah Yogyakarta Anda bisa menghubungi tupperware.jogja@yahoo.com, kemudian Anda cukup menyelenggarakan Announcement Party dengan penjualan mencapai senilai Rp. 750.000,- maka Anda akan mendapatkan Kit Bag untuk memulai usaha Anda secara gratis. Cukup mudah bukan? Mengapa harus dibedakan per regional? Karena hal ini akan memudahkan Anda dalam mendistribusikan barang sehingga Anda tidak perlu bingung dengan ongkos kirim barang yang tentunya akan memangkas keuntungan Anda nantinya.

2. Memahami Produk. Sebagai seorang dealer, sangat disarankan untuk mempelakajri dan memahami produk yang Anda tawarkan, termasuk jenis dan harganya, serta mekanisme penggunaan dan perawatannya. Anda juga perlu memahami bahwa Anda, sebagai dealer akan memberikan garansi kerusakan produk seumur hidup kepada customer (tupperware lifetime waranty) kecuali untuk kerusakan-kerusakan yang disebabkan karena kesalahan pemeliharaan seperti pecah karena pukulan, bekas gigitan, tersayat pisau, melengkung karena panas. Hal ini akan menguntungkan customer Anda.

3. Direct Selling. Anda bisa memulainya dari lingkungan terdekat Anda, seperti saudara, teman dan tetangga. Anda bisa terlebih dahulu call atau sms mereka untuk membuat janji pertemuan, bawahlah serta katalog dan barang produk tupperware ketika berkunjung.

4. Melakukan Tupperware Home Party. Tupperware Home Party merupakan salah satu cara yang disediakan Tupperawe untuk memudahkan Anda menjual produk Anda yaitu melalui penjualan dengan cara peragaan dari rumah-ke-rumah. Anda cukup menyampaikan undangan kepada kolega-kolega Anda untuk datang pada acara tersebut di rumah Anda. Cara ini sangat efektif. Metode ini pertama diperkenalkan oleh seorang wanita bernama Brownie Wise pada tahun 1951. Sehingga sejak saat itu, Tupperware secara resmi menarik semua produknya dari toko dan hanya dijual melalui sistem home party.

5. Melakukan Home Party ‘Nyonya Rumah’. Metode ini merupakan pengembangan dari Tupperware home Party. Dengan metode ini, Anda memberikan kesempatan pada kolega Anda untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Tupperware Home Party, di mana tuan rumah akan memperoleh keuntungan berupa Party Gift.

6. Money Management. Inilah yang dimaksud bisnis tanpa modal. Karena pada bisnis tupperware ini, selain Anda tidak dikenakan biaya pendaftaran member, pembayaran barang Anda kepada distributor pun dapat Anda lakukan setelah customer melakukan pembayaran (setelah barang Anda laku). Tempatkan uang pribadi dengan uang hasil bisnis tupperware secara terpisah. Simpan semua pembayaran pada accounts khusus untuk tupperware.

Good Luck sobat !
  BACA SELANJUTNYA...

10 langkah menurut Robert Spiegel yang perlu Anda ingat dan lakukan

Tidak mudah untuk memulai sebuah bisnis baru. Alih-alih langsung melakukan transaksi bisnis, seorang pemula biasanya terjebak dengan kesibukan-kesibukan yang justru menjauhkan dirinya untuk memulai kegiatan bisnis yang sebenarnya. Kalau hanya satu-dua-tiga hari sih masih untung. Yang sering terjadi justru sampai mingguan atau bulanan tanpa melakukan riil bisnis. Anda bisa menyebut apa saja. Sibuk membuat kartu nama, sibuk memilih font atau logo perusahaan, atau sibuk memikirkan konsep bisnisnya yang adiluhung.
Memang benar untuk memulai sebuah bisnis butuh persiapan yang matang, atau seperti dikatakan Robert Spiegel, penulis buku “The Shoestring Entrepreneur’s Guide to the Best Home-Based Businesses”, bahwa mempersiapkan sebuah bisnis tak ubahnya menyerut ujung pensil. Aktivitas bisnis Anda tentu bukan hanya pada seruncing apa ujung pensil Anda, tapi bagaimana Anda menggunakan pensil yang runcing itu kesuksesan bisnis anda.



Kalau Anda sedang mengalami kondisi seperti itu, ada 10 langkah menurut Robert Spiegel yang perlu Anda ingat dan lakukan:

1. Buatlah List Kerja
Tempelkan di tempat selalu terlihat oleh Anda. Beri tanda dan warna yang menarik perhatian. List itu merupakan “kompas” pemandu Anda untuk merintis bisnis anda berjalan dan berhasil.

2. Segeralah Melangkah
Tirulah bagaimana bayi belajar jalan. Jatuh-bangun, tanpa pernah menyerah, dengan langkah-langkah kecilnya. Seperti itu pula seharusnya Anda ketika memulai sebuah bisnis. Meski sedikit, pendek, dan kecil, segeralah melangkah. Realisasikan list kerja Anda, fokuslah, karena itu akan memperkecil rasa takut dan keasingan yang Anda alami. Keraguan-raguan hanya hilang oleh tindakan.

3. Dapatkan Pelanggan atau Klien
Kalau anda belum mempunyai pelanggan atau klien, Anda belum bisa dikatakan punya bisnis, Jadi, dapatkan pelanggan atau klien pertama Anda untuk memulai bisnis baru Anda. Layani, rawat, dan puaskan pelanggan pertama Anda.
  
4. Lupakan Kesempurnaan
Tidak mungkin Anda mengharapkan segala sesuatunya berjalan sempurna ketika awal-awal Anda merintis bisnis baru Anda. Pasti ada saja masalah dan rintangannya. Tapi tidak apa, itu biasa dan sangat wajar. Di sini, sikap realistis dan kesabaran Anda sangat dibutuhkan.

5. Pilihlah Karyawan Pekerja Keras
Sangat penting di awal-awal merintis usaha baru Anda, Anda dikelilingi oleh orang-orang yang semangat dan pekerja keras. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang penuh gairah sehingga semakin menambah amunisi kerja bisnis Anda.

6. Bicaralah Soal Bisnis
Kondisikan diri Anda dalam dunia bisnis dan sebagai pebisnis. Ganti pilihan kata dan bahasa Anda dalam kehidupan sehari-hari. Bicarakan perusahaan Anda sebagai bisnis, bukan tentang sebuah bisnis. Yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda sedang menjalankan sebuah bisnis. Sebab, kalau Anda sendiri tidak yakin dengan bisnis Anda, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang lain yakin. Jangan katakan kata-kata yang menunjukkan Anda (seperti) tidak serius dalam bisnis. Misalnya saja, “Saya sedang berusaha memulai bisnis”. Katakan “Ini bisnis saya“.

7. Hargai Diri Anda
Kita semua menyukai penghargaan. Ini saatnya untuk jujur pada diri sendiri, setiap minggu sekali, tanyakan pada diri Anda apakah Anda sudah melakukan sesuatu yang layak untuk dihargai, sesuatu yang nyata berpengaruh terhadap kemajuan bisnis Anda. Jangan sungkan-sungkan untuk merayakannya.

8. Jadikan Semuanya Accountable
Temukan rekan bisnis, organisasi atau pemilik usaha lain yang bisa, langsung ataupun tidak langsung, mengawasi bisnis baru Anda. Langkah ini penting agar Anda selalu terdorong untuk melakukan langkah-langkah serius yang bisa dipertanggungjawabkan. Langkah ini juga membuat Anda selalu berada di jalur tujuan bisnis Anda.

9. Antisipasi Perkembangan Zaman
Pastikan kalau bisnis Anda tidak ketinggalan zaman. Itulah mengapa Anda disarankan tidak lama-lama menghabiskan waktu untuk meruncingkan ujung pensil Anda. Sebab yang lebih penting adalah melakukan sesuatu untuk bisnis Anda. Di sini, Anda harus peka terhadap perkembangan zaman.

10. Ingatlah Mimpi Anda
Ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, jangan takut untuk keluar dari “zona aman” Anda. Katakan pada diri Anda, “Sekarang saya sudah punya bisnis sendiri. Saatnya membesarkan bisnis saya”. Merubah tujuan dan menciptakan mimpi baru juga bisa menyegarkan semangat Anda seperti awal mula merintis bisnis baru Anda.

Selamat mencoba! Semoga berhasil.
  BACA SELANJUTNYA...

Rabu, 08 Desember 2010

10 Tips Menjadi Pengusaha Sukses


Semua orang tentu ingin menjadi seorang yang sukses di dalam bidang apa saja yang sedang digelutinya. Dari sekian banyak orang yang punya keinginan itu, hanya sedikit yang mampu mewujudkannya. Berikut adalah 10 Tips Menjadi Pengusaha Sukses yang sangat penting untuk di ketahui bagi mereka yang ingin sukses di dalam segala usaha mereka. Selamat membaca.

1. Awali Dengan Impian dan Imajinasi

Sebelum manusia bisa mendarat di bulan, tak pernah ada yang berfikir bahwa hal itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun impian dan imajinasi itu akhirnya berubah menjadi kenyataan ketika seseorang telah membuktikannya dengan pendaratan manusia pertama kali ke bulan. Yang perlu diingat adalah segala sesuatu keberhasilan itu bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya. Jika anda mempunyai impian untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dan punya niat untuk mewujudkannya, maka segeralah bangun dari mimpi anda. Bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi anda itu menjadi kenyataan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, jasa ataupun ide yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal kata tidak bisa atau tidak mampu.

2. Semangat dan Kegigihan
Antusiasme, semangat dan kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru untuk mencapai keberhasilan. Bila anda loyo, tidak bersemangat dan dan bermalasan, yakinlah tidak lama lagi anda akan segera mengalami kegagalan total. Carilah motivasi usaha anda itu dengan mempelajari perjuangan pengusaha-pengusaha yang sukses pendahulu anda.

3. Mempunyai Pengetahuan Dasar-dasar Bisnis
Tanpa adanya pengetahuan dasar-dasar bisnis hanya akan membuat usaha anda seperti sebuah kelinci percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak mengalami kegagalan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan. Yang terbaik adalah belajar sambil bekerja. Bekerja dengan orang lain dulu sebelum anda menjadi pebisnis sangat membantu anda menyerap ilmu dan pengalaman dan siap sukses.

4. Berani Mengambil Resiko
Setiap sesuatu yang kita usahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar hasil yang ingin dicapai, tentu kemungkinan resiko yang akan dialami apabila mengalami kegagalan juga besar. Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut akan kegagalan, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.

5. Kerja Keras
Hanya dengan bekerja keraslah sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan kesuksesan. Bohong apabila ada yang mengatakan dia meraih keberhasilan yang gemilang hanya dengan duduk beberapa saat di tempat kerja seperti yang sering dikatakan pengiklan di internet. Sebenarnya awal mula mereka merintis usahanya itu adalah dengan kerja keras tanpa mengenal putus asa dan banyak berkorban waktu dan tenaga.

6. Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain

Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.

7. Bersedia Menerima kritikan dan Nasehat Dari Orang Lain

Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan yang ada pada kita maka kita bisa memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau menegur dan mengkritik kita.

8. Menjalin Kerjasama Dengan Orang Lain

Betapapun pandainya seseorang itu, apabila dia bekerja sendiri maka perjuangannya itu hanya akan sia-sia belaka. Tidak ada seorang pebisnis pun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat-saat sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.

9. Berani Menghadapi Kegagalan

Jangan dikira para pebisnis yang telah mapan dan maju tidak pernah mengalami kegagalan. Bahkan mereka pun suatu waktu pernah mengalaminya. Hanya saja mereka tidak pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses. Orang yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.

10. Tidak Suka Menunda

Seperti kata pepapatah: “Time is money!” Oleh karena janganlah suka menunda-nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat anda menyesal.
  BACA SELANJUTNYA...

Tips Usaha Kecil Yang Menghasilkan Laba

 Sebagai calon wirausahawan, tentu kita harus mempunyai pola pikir yang cerdas dan kreatif yang sangat tinggi. dalam tips ini akan membahas tentang usaha kecil yang menghasilkan laba.

1. Mulailah dari kesenangan pribadi. Carilah usaha yang memang dekat dengan kesenangan atau kemampuan pribadi. Kemampuan itu adalah modal anda yang pertama. Anda bisa merenungkan, apa saja yang anda kuasai dan mampu anda kerjakan dengan baik. Kemampuan ini akan berkembang terus, dan anda yang tahu seluk-beluknya. Setiap usaha punya kerumitan dan masalahnya sendiri.


2. Mengukur peluang dari usaha baru yang akan anda buat misalnya usaha jual pabrik dan jual bangunan pabrik. Semua usaha baru dimulai karena ada kebutuhan. Setelah anda mengidentifikasi adanya kebutuhan, barulah ada pasar yang potensial.

3. Mencari modal atau partner dalam usaha jual pabrik dan jual bangunan pabrik. Jika tidak punya modal sendiri, maka anda perlu mencari kerjasama dengan orang lain. Disarankan anda berhati-hati dalam masalah administrasi keuangannya, karena banyak kasus penipuan. Banyak partner yang curang atau nakal. Jika anda hanya punya kemampuan, misalnya, ada kemungkinan partner anda akan “menendang” anda keluar begitu dia dan anakbuahnya menguasai keahlian yang diperlukan tersebut. Anda perlu menempatkan orang yang anda percaya untuk mengawasi keuangan, kalau bisa anda tangani sendiri soal uang ini. Selalu berhati-hati agar tidak ditipu orang.

4. Untuk pertama kali, makin anda terlibat langsung, makin baik. Setelah usaha anda cukup anak buah, anda bisa mulai mendelegasikan wewenang pada bawahan. Usaha kecil (seperti usaha jual pabrik murah dan jual pabrik tepung)pada awalnya harus ditangani sendiri. Karena sistem administrasi dan organisasinya belum mapan, mudah terjadi penyimpangan jika anda serahkan pada orang lain. Jika anda tidak bisa menjalankan dan mengawasi langsung, anda akan mudah “dikerjain” atau ditipu karyawan atau rekan anda dalam usaha jual pabrik murah dan jual pabrik tepung.


5. Pertimbangkan lokasi pabrik dan tata letak dengan baik. Untuk usaha kecil dalam bidang penjualan, promosi terbaik adalah lokasinya. Tata letak pabrik dan toko yang baik akan mempermudah kemampuan produksi.

6. Kecuali usaha yang perlu modal dan lokasi besar dan bisa mengganggu lingkungan, untuk usaha kecil pada awalnya tidak perlu memusingkan masalah ijin dan surat-surat. Sambil jalan, anda perlu mengurus badan usaha pabrik. Bentuk pt lebih disarankan, bila anda menjual produk dan jasa anda ke perusahaan-perusahaan, karena akan berhubungan dengan prosedur pajak. Selanjutnya, surat-surat sering diperlukan dalam pemasaran dan hubungan dengan bank. Untuk itu anda bisa tanyakan pada notaris, dan membuat badan hukum pt perlu beberapa juta rupiah.


Semoga membantu sahabat jiwa pebisnis..
  BACA SELANJUTNYA...

Panduan Mengurus SNI

Kenapa pemerintah menggalakkan penetapan standart SNI ( Standart Nasional Indonesia )  ? Karena belakangan banyak terjadi kecelakaan yang disinyalir karena kualitas mutu produk yang buruk . Terakhir ini yang marak adalah dalam kasus banyaknya ledakan Tabung Gas .  Bagi produsen prosedur mengurus SNI menjadi hal yang patut di pahami . Berikut Tata cara permohonan Sertifikat Product Penggunaan Tanda ( SPPT ) SNI kepada lembaga sertifikasi produk Pusat Standarisasi ( LSPro-Pustan) Departemen Perindustrian.

TAHAP I . MENGISI FORMULIR PERMOHONAN SPPT SNI
Proses pada tahan pertama ini biasanya berlangsung satu hari . Daftar isian permohonan dilampiri :
- Fotocopy Sertifikat Sistem Management Mutu SNI 19-9001-2001 ( ISO 9001, 2000 ) yang dilegalisir .
- Jika berupa product import perlu dilengkapi sertifikat dari LSSM Negara asal dan yang telah melakukan MRA Mutual Recognition Arrangement dengan KAN ( Komite Akreditasi Nasional )

TAHAP II . VERIFIKASI PERMOHONAN
LSPro-Pustan melakukan verifikasi meliputi : Semua persyaratan untuk SPPT SNI, jangkauan lokasi audit,kemampuan memahami bahasa setempat ( perlu penerjemah atau tidak ) . Selanjutnya akan terbit biaya ( invoice ) yang harus di bayar produsen. Proses verifikasi perlu waktu 1 hari.

TAHAP III. AUDIT SISTEM MANAJEMEN MUTU PRODUSEN
- AUDIT KECUKUPAN ( Tinjauan Dokumen ) . Memeriksa kelengkapan dan kecukupan dokumen sistem manajement mutu produsen terhadap persyaratan SPPT SNI . Jika ditemukan ketidak sesuaian kategori maka produsen harus melakukan koreksi dalam jangka 2 bulan.
- AUDIT KESEUAIAN . Memeriksa kesesuaian dan keefektifan penerapan sistem manajement mutu dai lokasi produsen . Jika ditemukan ketidaksesuaian maka pemohon harus melakukan koreksi dalam jangka 2 bulan. Jika koreksinya tidak effektive , maka LSPro-Pustan Deperin akan melakukan audit ulang .
Proses ditahap 3 ini perlu waktu 5 Hari .

TAHAP IV. PENGUJIAN SAMPEL PRODUK
Jika diperlukan pengambilan sampel untuk Uji Laboratorium . Pemohon menjamin team Asesor dan petugas pengambil contoh ( PPC ) untuk memperoleh catatan dan document yang berkaitan dengan sistem manajement mutu . Sebaliknya LSPro-Pustan menjamin para petugasnya ahli dibidang tersebut. Pengujian dilakukan di lab penguji atau lembaga yang sudah terakreditasi.Di perlukan juga saksi satt pengujian . Proses tahan 4 ini butuh waktu minimal 20 Hari Kerja.

TAHAP V . PENILAIAN SAMPEL PRODUK
Laboratorium Penguji Menerbitkan Sertifikat Hasil Uji . Bila hasil tidak memenuhi syarat SNI maka pemohon diminta segera melakukan pegujian ulang.

TAHAP VI . KEPUTUSAN SERTIFIKASI
Seluruh Document audit dan hasil uji menjadi bahan rapat panel Tinjauan SPPT SNI LSPro-Pustan Deperin . Proses penyiapan bahan biasanya butuh waktu 7 hari kerja. Dan rapat panel perlu satu hari kerja.

TAHAP VII . PEMBERIAN SPPT-SNI
LSPro -Pustan melakukan klarifikasi terhadap produsen yang bersangkutan . Klarifikasi perlu waktu 4 Hari. Keputusan pemberian sertifikat oleh Panel Tinjauan SPPT SNI didasarkan pada hasil evaluasi produk yang memenuhi : Kelengkapan administrasi ( Aspek Legalitas) , ketentuan SNI , Proses produksi dan Sistem Manajement mutu yang diterapkan dapat menjamin konsistensi mutu produk.

Semoga Bermanfaat sobat..
  BACA SELANJUTNYA...

Minggu, 05 Desember 2010

Tips memulai usaha

Sebagai seorang calon pengusaha, seharusnya kita memilii bekal dalam menghadapi segala tantangan dan persaingan bisnis yang akan kita jumpai kemudian. Beberapa tips berikut ini mungkin akan membantu anda dalam mengarungi samudra bisnis yang penuh akan tantangan dan persaingan :



1. Dimulai dengan sebuah mimpi.
Semuanya berawal dari mimpi, karena hidup berawal dari mimpi. If you can dream it, you can do it, jika kita sanggup bermimpi maka kita bisa menjadikan mimpi itu menjadi sebuah kenyataan. Banyak orang yang takut untuk bermimpi karena faktor-faktor tertentu yang menghalanginya. Namun jika kita enggan untuk muali bermimpi, maka selamanya kita akan menjadi orang yang kecil. Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Seorang pemimpi tidak mengenal batasan dan tak pernah patah semangat dalam mencoba hal-hal yang baru.

2. Mencintai produk anda sendiri.
Kecintaan anda terhadap produk anda sendiri akan dapat mempengaruhi calon pembeli. Selain itu, produk yang anda cintai di mata anda akan tampak luar biasa. Sehingga anda akan mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk mensukseskan produk anda.

3. Selalu belajar.
Jangan pernah bosan untuk selalu belajar mendalami suatu ilmu. Banyak sekali pengusaha yang mendapatkan sedikit kesuksesan kemudian enggan belajar dan berkembang. Bisa jadi ketika kita serius dan tekun dalam mendalami suatubidang maka akan muncul peluang-peluang usaha baru yang akan menanti tangan emas anda.

4. Berani dalam mengambil resiko.
Berani mengambil resiko merupakan langkah awal untuk membangun suatu usaha. karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Resiko hendaknya diperhitungkan secara baik agar lebih besar peluang keberhasilan yang akan kita capai. Hal inilah yang membedakan antara entrepreneur dengan manager. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.

5. Jangan sungkan untuk meminta nasihat.
Tanyakanlah segala sesuatu kepada ahlinya dan dapatkan pandangan orang lain terhadap segala sesuatu yang akan anda lakukan. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera ke enam-nya.

6. Kerja keras dan etos kerja.
Mungkin anda pernah mendengar istilah Smart Work, namun bagi seorang entrepreneur tidak hanya bekerja secara cepat dan mudah saja, akan tetapi dibutuhkan kerja keras. Saat tertidur sekalipun seorang entrepreneur mesti mempersiapkan rencana-rencana dan mimpi-mimpi baru untuk menggapai angan dan suksesnya.

7. Silaturahmi.
Bergaul dan bertemanlah dengan sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya,dan pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

8. Kegagalan adalah harapan.
Jadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk menjadi seorang yang sukses dan lebih baik di masa yang akan datang. Kegagalan adalah sebuah vitamin yang menemani mambantu kita untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak “mematikan”. Setiap usaha pasti memiliki resiko, dan kegagalan dalam usaha yang sering kita temui dapat menjadi imunisasi bagi usaha anda. Anda takkan pernah melakukan persiapan penting jika tak pernah gagal sebelumnya.

9. Berbuat sekarang juga !!
Janganlah menunda suatu niat baik, putuskan dan kerjakan sekarang juga.
  BACA SELANJUTNYA...
 

Copyright 2008 All Rights Reserved | JIWA PEBISNIS Designed by Devan | CSS done by Blogger INDONESIA